Nama : Cindy Kezia Marcellina
Kelas : XII MIPA 09
No. Absen : 07
Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia mengenai materi penyusunan teks editorial.
Menebar Manfaat Sirkuit Mandalika
Indonesia
akan menjadi tuan rumah kejuaraan World Superbike (WSBK) yang akan dihelat di
Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), 19-21 November mendatang.
Presiden Jokowi bahkan telah meresmikan dan menjajal lintasan sirkuit tersebut
dengan sebuah motor sport yang dimodifikasi. Selain meresmikan sirkuit, Jokowi
juga meresmikan jalan bypass yang menghubungkan Bandara Internasional Lombok
dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Jalan sepanjang 17,3 kilometer
itu telah siap digunakan dan akan memangkas waktu tempuh antara bandara dan
kawasan tersebut.
Dengan
digelarnya kejuaraan balap motor kelas dunia, kawasan Mandalika tentunya akan
segera menjadi perhatian masyarakat internasional, terutama penggemar otomotif.
Sebagai event olahraga pertama berkelas dunia yang digelar di Tanah Air di era
pandemi covid-19, penerapan protokol kesehatan tentu harus jadi prioritas utama
yang mesti dipatuhi, baik oleh peserta, penonton, terlebih oleh penyelenggara
event tersebut. Jangan sampai acara yang jadi sorotan dunia ini menjadi klaster
baru penularan. Event ini harus jadi etalase bahwa pandemi covid-19 di
Indonesia telah terkendali sehingga dapat menggerakkan sektor lainnya, terutama
pariwisata.
Subkoordinator
Strategi Event Daerah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf) Vicky Apriansyah mengatakan pihaknya telah menginstruksikan
penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan sertifikasi CHSE
(Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability), baik sebelum,
selama, maupun setelah acara. “Ketiga aspek tersebut wajib diikuti oleh
penyelenggara, penonton, maupun pengisi acara," kata Vicky di acara
sosialisasi program CHSE, Kamis (10/11). Sejauh ini, kata dia, sosialisasinya
baru mencapai 80%.
Mengingat
event yang akan berlangsung sepekan lagi, sosialisasi di lapangan tentunya
harus dipercepat, jelas, dan terarah. Mulai dari kedatangan peserta dan
penonton di bandara, hotel, hingga di arena sirkuit. Syarat wajib dua kali
vaksin yang digadang-gadang sebagai salah satu cara menyeleksi calon penonton,
jangan cuma di atas kertas. Begitu pun dengan syarat karantina bagi peserta dan
penonton asing, wajib dilaksanakan tanpa kecuali. Jangan ada pihak yang
memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dengan memberi keleluasaan untuk
meraup keuntungan pribadi.
Selain
masalah protokol kesehatan, yang perlu diingatkan kepada pihak penyelenggara
ialah faktor keamanan, baik untuk peserta maupun penonton. Indonesia memang
bukan kali pertama menggelar ajang World Superbike. Sepanjang dekade 90-an,
setidaknya empat kali event ini pernah diselenggarakan di Sirkuit Sentul,
Bogor, Jawa Barat. Justru berkaca dari pengalaman itu, pihak penyelenggara di
Madalika perlu diingatkan, karena pernah ada seorang penonton yang masuk di
lintasan Sirkuit Sentul pada salah satu gelaran di sana. Kejadian serupa bahkan
pernah pula terjadi di Singapura ketika mereka menggelar balapan Formula 1 (F1)
pada 2015.
Pelanggaran
serius semacam itu perlu diingkatkan karena dapat berakibat fatal. Ini tentunya
mesti jadi perhatian ekstra pihak penyelenggara, apalagi tahun depan mereka
juga akan menggelar Moto-GP yang jauh lebih bergengsi. Jangan sampai insiden
sekecil apa pun membatalkan rencana tersebut. Masalah teknis juga perlu
diperhatikan serius oleh pengelola lintasan. Jangan ada aspal yang mengelupas
atau lintasan yang tidak rata, misalnya. Apalagi pembangunan sirkuit ini baru
dikebut dalam dua tahun terakhir. Intinya, tuan rumah harus betul-betul siap
memperhatikan hal sekecil dan sedetail mungkin, termasuk faktor cuaca yang
belakangan sering turun hujan dan bisa mengancam keselamatan pembalap.
Selain
harus sukses dari sisi penyelenggaraan, event bertaraf internasional ini
eloknya juga dapat memberi manfaat ekonomi serta hiburan bagi warga setempat.
Harga tiket termurah yang dipatok sekitar Rp800 ribu hingga Rp1 juta, rasanya
masih terlalu mahal bagi warga Lombok serta NTB pada umumnya. Pihak
penyelenggara mungkin dapat mempertimbangkan hal itu agar lebih banyak lagi
warga yang bisa menyaksikan event bersejarah ini sehingga mereka ikut bangga
dengan daerahnya selaku tuan rumah.
Selain itu, pihak penyelenggara juga mesti memperhatikan hal-hal di luar lintasan, misalnya para pengelola homestay maupun penginapan kecil di sekitar Lombok agar mereka juga dapat merasakan manfaat dari pesta bertaraf internasional ini. Sebab, hingga pekan lalu, mereka mengaku belum mendapat kepastian jadi tidaknya gelaran ini dilaksanakan sehingga belum melakukan persiapan secara maksimal. Pemda maupun panitia jangan cuma sibuk mengurus hotel-hotel berbintang dan melupakan para pelaku UMKM semacam itu. Jangan sampai masyarakat Lombok cuma kebagian deru bising dan polusi dari gelaran ini, tanpa merasakan manfaat ekonomi. Apalagi, Presiden berharap agar keberadaan Sirkuit Mandalika dapat menciptakan pertumbuhan titik-titik baru ekonomi di NTB.
Demikian tugas ini saya buat dengan penuh tanggung jawab. Saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun sebagai bahan pertimbangan untuk pembuatan tugas selanjutnya.
TERIMA KASIH
Teks editorial yang dibuat sudah bagus, sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya 👍🏻
BalasHapusTeks editorial nya sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan nyaa,kerennn
BalasHapusTeks editorial nya sudah bagus sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan
BalasHapusTeks editorial yang dibuat sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya.
BalasHapusTeks editorial nya disusun dengan sangat baik dan sesuai dengan struktur kebahasaannya👍
BalasHapusTeks editorial yang dibuat sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya. Topik nya pun sangat menarik perhatian pembaca
BalasHapusTopik teks editorial yang dibuat sangat menarik. Teks editorial disusun dengan baik sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat.
BalasHapuspenyusunan teks editorialnya baguss🤩 sesuai dengan kaidah kebahasaan dan strukturnya
BalasHapusTeks Editorialnya sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Topik yang dibahas juga sangat menarik.
BalasHapusteks editorial yang di buat sudah bagus dan topik yang dibahas pun sangat menarik. Kaidah kebahasaannya pun sudah lengkap dan sesuai
BalasHapusPenyusunan teks nya sudah sangat baik. Struktur dan kaidah kebahasaan sudah sangat diperhatikan. Argumennya disampaikan dengan baik👍
BalasHapus